~FERDY SAPUTRA~TUGAS BAB 6 KONFIGURASI PERANGKAT PASIF JARINGAN FIBER OPTIC~

 KOMPETENSI INTI

3.Memahami ,Menerapkan,Menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,konseptual,operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja teknik komputer dan jaringan pada tingkat teknis,spesifik,detail dan kompleks,berkenaan dengan ilmu pengetahuan,teknologi,seni,budaya,dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,sekolah,dunia kerja,warga masyarakat nasional,regional, dan internasional

4.Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat,informasi,dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja teknik komputer dan jaringan.menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.menunujukkan keterampilan menalar,mengolah dan menyaji secara efektif,kreatif,produktif,kritis,mandiri,kolaboratif,komunikatif,dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah,serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.menunujukkan keterampilan mempersepsi,kesiapann,meniru,membiasakan,gerak mahir,,menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipeljarinya di sekolah,serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibaah pengawasan langsung

KOMPETENSI DASAR

3.8 Mengevaluasi perangkat pasif jaringan fiber optic

4.8 Mengkonfigurasikan perangkat pasif jaringan fiber optic

3.9 Mengevaluasi permasalahan jaringan fiber optic

4.9 Melakukan perbaikan jaringan fiber opic


A.Fiber Optic

Serat Optik adalah merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED.kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer.

1.Teknologi Jaringan Fiber Optic

Teknologi Jarlokaf adalah teknologi yang sedang berkembang,berbagai metode transmisi dimungkinkan untuk diterapkan namun jumlah implementasinya masih relatif terbatas dilapangan.teknologi jarlokaf yang merupakan teknologi yang telah dikenal didunia,yang dibahas dalam teori penunjang antara lain :

a.DLC (Digital Loop Carrier)

Teknologi DLC merupakan hasil teknologi PCM-30 pada sistem jaringan pelanggan.teknologi ini memiliki dua perangkat utama yaitu disisi sentral (CT) dan disisi pelanggan (RT).DLC merupakan perangkat yang memultiplexing sinyal keluaran dari sentral dengan kecepatan 64 kbps menjadi sinyal dengan kecepatan 2 mbps disisi pelanggan.jika dibentuk jaringan lokal tersendiri maka diperlukan dua DLC yang identik yaitu dibagian sisi sentral dan sisi pelanggan.konfigurasi DLC terdiri dari :

1) Pada sisi sentral (Exchange DLC Unit) terdiri dari sebagai berikut :

a) Perangkat DLC mengandung konverter analog ke didgital dan orde pertama multiplexer (PM).

b) Multiplexer orde tinggi (HOM) menyediakan antarmuka disisi sentral yang berfuungsi untuk multiplexing sinyal keluaran dari perangkat DLC (2 Mbps) dan mengubah sinyal elektrik menjadi sinyal optik.

2) Pada sisi pelanggan (Remote DLC Unit) terdiri dari :

Perangkat DLC mengandung konverter analog ke digital dan orde pertama multiplexer (PM).Multiplexer ode tinggi (HOM) menyediakan antarmuka disisi pelanggan yang berfungsi mengubah sinyal optic menjadi sinyal elektrik oleh OLTE dan melakukan demultiplexing ke sinyal 2 mbps.Antara RT-DLC ke pelanggan dihubungkan melalui kabel tembaga.jarak antara CT-DLC ke RT- DLC adalah sampai 30 km untuk daya sedang.untuk daya rendah 10 km dan untuk daya tinggi 60 km.sistem DLC bisa digunakan untuk konfigurasi star karena memiliki hubungan kabel fiber optic dari sisi sentral ke sisi pelanggan sebagai hubungan ke setiap titik.namun  DLC dapat digunakan juga dengan konfigurasi ring,dengan mengggunakan transmisi SDH.

Fungsi bagian penyusun DLC (mengacu PPJT-KAF ver1.0) adalah sebagai berikut :

a) Jarlokaf dengan topologi point-to-point (Single star).

b) Terdiri dari dua perangkat utama : CT (Central Terminal) disisi sentral,dan RT (Remote Terminal) diisi pelanggan.

c) Fungsi CT adalah : Interfacing dengan  sentral lokal multiplexer/demultiplexer crossconnect dan controller interfaxing dengan ODN (E/O Converter/OLTE).

d) Fungsi RT adalah : interfacing dengan ODN (E/O Converter/OLTE) Multiplexer/demultiplexer interfacing dengan pelanggan.

e) DLC pada umumnya digunakan untuk pelanggan yang terkonsentrasi atau uuntuk gedung bertingkat (high rise building).

b.PON (Passive Optical Network)

PON adalah bentuk khusus dari FTTC atau FTTH yang mengandung perangkat optik pasif dalam jaringan distribusi optik.perangkat optic pasif yang dipakai adalah konektor,passive splitter dan kabel optic itu sendiri.dengan passive splitter kabel optic dapat dipecah menjadi beberapa kabel optic lagi,dengan kualitas informasi yang sama tanpa adanya fungsi adressing dan filtering.dalam PON terdapat tiga komponen utama yaitu Optical line terminal (OLT),Optical Distribution network (ODN) dan optical network unit  (ONU).keluaran dari OLT ditransmisikan melalui ODN yang menyediakan alat alat transmisi optic mulai dari OLT sampai pelanggan.ONU menyediakan interface pada sisi pelanggan dari distribution point (DS) dan dihubungkan dengan ODN.teknologi PON pada dasarnya adalah teknologi untuk hubungan point to multipoint,dan topologi ini sesuai untuk melayani kelompok pelanggan yang letaknya terpisah,dengan hanya menambah perangkat ONU dilokasi pelanggan.metode akses yang digunakan pada PON salah satunya adalah TDM/TDMA (Time Division Multiplexing/Time Divison Multiplexing Acces).pada arah downstream,sinyal TDM dari OLT memuat semua informasi pelanngan dalam slot yang ditentukan dan disebarkan ke semua ONU yang terhubung oleh OLT.tiap ONU hanya mengakses pada slot yang telah ditentukan untuk transmisi.karena semua infromasi downstream disebarkan kesemua ONU,seperti pengamanan sinyal,dengan encryption.pada arah sinyal optik upstream dari setiap ONU ditransmisikan secara sinkron dengan metode TDMA untuk menghindari tabrakan,karena jarak antara OLT dan semua ONU yang berbeda-beda.sedangkan panjang gelombang yang digunakan untuk downstream dan upstream pada daerah 1260 nm dan 1360 nm sesuai dengan rekmendasi ITU-T G 957.metode lain yang diguunakan adalah SDM (Space Division Multiplexing) dan WDM (Wavelength Divison Multiplexing),tergantung dari sistem yang digunakan,apakah simplex,half duplex,atau full duplex.untuk WDM transmisi dua arah dapat dilakukan tanpa memerlukan serat tambahan dan tidak meningkatkan bit rate pada saluran,dengan menggunakan sinyal pada panjang gelombang yang berbeda,seperti panjang gelombang 1310 nm dan 1550 nm.sistem PON terdiri dari perangkat OLT yang dihubungkan dengan sentral lokal (Local exchange),stu atau lebih perangkat ODN.

C.AON (Active Optical Network)

Teknologi AON mirip dengan teknologi PON,hanya saja perbedaan keduanya terletak pada splitter yang diguunakan.PON menggunakan splitter pasif,sedangkan AON menggunakan splitter aktif yaitu actiive splitting equipment (ASE) atau lebih singkat Active Splitter (AS).pada titik percabangan ,ASE mempunyai  2 ODN,yaitui prpimary ODN dan secondary ODN.ASE pada AON berfungsi untuk mendistribusikan informasi dari dan ke OLT,dari suatu atau lebih ONU,dengan kapasitas sebagai multiplexer/demultiplexer serta sebagai intermediate regenaerator,inilah mengapa splitter pada AON bersifat aktif.

Keuntungan yang didapatkan dengan sistem AON adalah :
1) Biaya infrastruktur yang relatif murah untuk jangka panjang.

2) Cakuopan daerah pelayanan yang relatif lebih luas dibandingkan dengan sistem copper/tembaga.

3) Daerah cakupan yang luas,bisa dilayani dengan distribusi yang merata.

4) Dapat menempuh jarak yang jauh,lenih jauh daripada PON.


Terdapat teknologi lain yanyg tidak dibahas,yaitu HFC (Hybird Fiber Coax),namun mengingat trend perkembangan optik mengarah pada transmisi full optic (tanpa melibatkan peran pure - coax),maka yang dibahas lebih lanjut adalah PON yang dasar teknologinya mengutamakan jalur transmisi optik hingga bagian terjauh sentral.Ruang lingkup Jarlokaf berdasarkan lebar pita,dibedakan menjadi dua,pertama narrow band,dengan transmisi kurang dari 2mbps,mampu memberikan layanan voice,data,dan citra baik diam antara lain :

1) Jenis jasa dan kapasitas

2) Kemudahan operational & maintenace

3) Konfigurasi dan kekhandalan sistem (Realibility)

4) Koompatibilitas antarmuka dan sesuai standard (compatibility)

5) Biaya tidak mudah usang dan dijamin produksinya.

6) Biaya efektif.


2.Arsitektur Jaringan Fiber Optic Secara Umum

Sistem JARLOOKAF setidaknya memiliki 2 buah perangkat elektronik,yaitu satu perangkat elektronik disisi sentral dan satu perangkat elektronik disisi pelanggan.lokasi perangkat elektronik disisi pelanggan selanjutanya disebut titik konversi optik (TKO).secara praktis TKO berarti batas terakhir kabel optik kearah pelanngan yang berfungsi sebagai lokasi konversi sinyal ke sinyal elektronik.

a.Macam-macam konfigurasi penyebaran optik

1) Fiber To The Building (FTTB)

TKO terletak didalam gedung dan biasanya terletak pada ruang telekominikasi basement.terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga indoor.perangkat spplitter dipasang dibasement/luar gedung dan kemudian dihubungkan dengan tembaga ken ntiap ONT.

2) Fiber To The Zone (FTTZ)

TKO terletak disuatu tempat diluar bangunan,baik didalam kabinet  dengan kapasitas besar.terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga hingga beberapa killometer.FTTZ umumnya diterapkan pada daerah perumhana yang letaknya jauh dari sentral.

3) Fiber To The Curb (FTTC)

TKO terletak disuatu tempat diluar bagunnan.terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga hingga beberapa ratus meter.splitter dipaang diluar gedung di tiang untukmmelayani pelanggan perumahan.

4) Fiber To The Home (FTTH)

TKO terletak dirumah pelanggan.ONU dipasang diatas meja atau terpasang didinding diruang pelanggan.


b.Teknologi FTTx

1) Jaringan serak optik aktif

jaringab serat optik aktif merupakan rangkain titik ke banyak titik (POINT TO MULTI POINT P2MP),penggunaan teknologi ini terbatas karena biayanya sangat tinggi.

2) Jaringan serat optik pasif

Jaringan serat optik pasif juga merupakan jaringan yang hampir sama dengan AON.perbedaan nya hanya dimana pada titik komponen aktif digantikan oleh pembagi optik pasif (passive optical splitter).

3) Pasif Optical Network

PON adalah bentuk khusus dari FTTx yang mengandung perangkat optik pasif dalam jaringan distribusi optik.perangkat optik pasif yang dipakai adalah konektor,passive splitter dan kabel optik itu sendiri.dengan passive splitter kabel optik dapat dipecah menjadi beberapa kabel optik lagi,dengan kualitas informasi yang masih bagus.dalam PON terdapat tiga komponen utama yaitu Optical Line Terminal (OLT),optical distribution curb (ODC) dan optical network terminal (ONT).keluaran dari OLT ditransmisikan melalu ODC yang menyediakan alat transmisioptik mulai dari OLT sampai pelanggan.

4) GPON (GIgabit Passive Optical Network)

konfigurasi network GPON intinya dapat dibagi menjadi 5 bagian

a.Network Management system (NMS)

NMS merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk mengontrol dan mengkonfigurasi perangkat GPON.

b.Optical Line Terminal (OLT)

OLT menyediakan interface antara sistem PON dengan penyedia layanan (Service Provider) data,video, dan jaringan telepon.

c.Optical Distributin Cabinet (ODN)

ODC (optical distribution cabinet) adalah jaringan optik antara perangkat OLT sampai perangkat ODC.Letak dari ODC ini adalah terletak dirumah kabel.ODC mneyediakan sarana transmisi optic dari OLT terhadap pengguna dan sebaliknya.transmisi ini menggunakan komponen optik pasif.ODC menyediakan perlalatan transmisi optik antara OLT dan ONT.Perangkat interior pada ODC terdiri dari :

1) Konektor

Dalam operasinya konektor mengelilingi serat kecil sehingga cahaya nya terbawa secara bersama sama pada inti segaris dengan sumber cahaya (Serat lain)
 

2) Splitter 

Splitter merupakan komponen pasif yang dapat memisahkan daya optik dari suatu input serat ke dua atau beberapa output serat.

d.Optical Distribution Pack (ODP)

Instalasi atau terinasi yang bagus dari fiber adalah persyaratanutama untuk menjamin kemampuan transmisi pada kabel fiber optiv,pada implementasi dari suatu jarigan,bebrapa jenis DP yang diperkenalkan.

e.Optical Netwok Termination/Unit (ONT)
ONU menyediakan interface antara lain denga pelanggan.sinyal optik yang ditransmisikan memlaui ODN diubah oleh ONU menjadi sinyal elektrik yang diperlukan untuk service pelanngan.

5.Parameter kelayakan Hasil Perancangan

a.Link Power Budget

power link budget dihitung sebagai syarat link yang kitas rancang dayanya melebihi batas ambang dari cahaya dari daya yangdibutuhkan,untuk menghitung link power budget dapat dihitung dengan rumus :

a total = L. a serat + Nc . ac + sp .......... (2.2)


bentuk persamaan untuk perhitungan margin daya adalah :
M = (Pt -Pr) - a total - SM ........ (2.2)


Keterangan  :


Pt = Dayakeluaran sumber optic (dBm)

Pr = sensitivitas daya detektor (dBm)

SM = Safety Margin,berkisar 6-8 db

atotal = Redaman total sistem (db)

L = Panjang Serat Optik (km)

ac = Redaman Konektor (db/buah)

as = Redaman sambungan

aserat = Redaman serat optik (dB/Km)

Ns = Jumlah sambungan 

Nc = Jumlah Konektor

SP = Redaman Splitter (dB)

Margin daya diisyaratkan harus memiliki nilai lenih dari nol.margin daya adalah daya yang masih tersisa dari power transmit seteah dikurangi dari loss selama proses pentransmisian,pengurangan dengan nilai safety marin dan pengurangan dengan nilai sensitifitas receiver.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

●BAB 8 PENERAPAN DAN PENGUJIAN PROTOTYPE●